Kamis, 17 September 2009

akhir yang belum usai

Kejadian ini terjadi baru aja beberapa minggu yang lalu,perusahaanku tempat aku bekerja membuka satu kantor cabang lagi pada bulan Oktober 2006 kemaren untuk operational di daerah Mampang Jakarta,Aku ditugaskan ke kantor yang baru itu dan seperti umumnya pastilah membutuhkan beberapa orang karyawan baru dan setelah melalui seleksi perusahaan maka telah diterima beberapa orang karyawan baru di kantor cabang tersebut.

Rea adalah salah seorang karyawan baru yang di tugaskan membantu aku untuk reporting data,Rea berumur 24 tahun dan asli Kalimantan,anaknya cantik putih dan sangat modis dengan rambut panjang dicat warna merah,sekilas anaknya kelihatan sedikit angkuh
,tingginya sekitar 160 cm dan agak kurus tapi bodinya sangat sexy sekali.Awalnya aku tidak kepikiran macam-macam waktu melihat dia,karena ukuran buah dadanya yang sedang malah sedikit kecil sedangkan aku lebih suka cewek yang memepunyai ukuran dadanya 34,tapi pantatnya dan tubuhnya secara keseluruhan dengan penampilannya memang aku akui memberikan kesan sexy sekali.Apalagi bibirnya sangat sexy dan kalau bicara pasti akan bikin gemes kaum pria untuk melumatnya,kadang pernah terbayang dipikiranku bagaimana rasanya kalau bibir yang sexy itu melumat juniorku,pasti sangat nikmat sekali.

Beberapa bulan pertama dia mulai membantuku dan hubungan antara kami masih biasa saja seperti hubungan atasan dengan pegawainya,tapi yang aneh aku rasakan dia sering berlama-lama di kamar kerjaku dan selalu rajin bertanya tentang pekerjaan,dia ini anaknya memang cerdas dan cepat tanggap dengan pekerjaan,yang bikin aku heran kadang-kadang kalau pekerjaan sedang tidak banyak dia juga masih suka di kamar kerjaku menanyakan hal-hal ringan walaupun itu masih dalam lingkup urusan kerjaan atau seputar masalah kantor/perusahaan.Aku juga pernah bertanya tentang dia dan dia nampaknya sangat terbuka,dia bilang bahwa dia di Jakarta sebelum masuk kerja di perusahaanku tempat aku bekerja ini baru 1 bulan dari kalimanatan setelah menyelesaikan kuliahnya dan di Jakarta ini dia kos di daerah karet walaupun ada saudara disini tapi dia tidak mau tinggal sama saudara,?gak bebas bang..!?,begitu jawabnya,aku sengaja suruh dia panggil aku ?abang? kalau lagi berdua,sejak kami mulai akrab dan tentu saja sejak aku sering berkhayal untuk merasakan nikmatnya bibir sexy dan mulus serta harum tubuhnya,terus terang aku sangat menyukai wangi tubuhnya dan waktu kami berdekatan,diam-diam aku sering menikmati wangi tubuhnya yang membuat juniorku bergerak-gerak.Kulitnya sangat putih mulus sekali,pasti dia rajin merawat tubuhnya,aku juga berfikir vegynya juga pasti bersih dan wangi,timbul keinginan aku untuk menjilat dan merasakan kenikmatannya,untuk dadanya memang kurang menarik karena ukurannya kecil tapi padat dan aku juga yakin pastilah putingnya berwarna pink karena kulitnya yang putih mulus biasanya putingnya pasti berwarna pink dan pasti belum sering di isep cowok(ini aku ketahui setelah aku dapat mlihat,menikmati dan menanyakannya).

Sabtu pagi itu hujan turun dengan lebat banget,pegawaiku banyak yang tidak masuk kantor mungkin karena hujan dan sabtu juga jam kantorku sampai jam 1 siang,Aku melamun menatap keluar jendela dari ruang kerjaku di lantai 9 melihat hujan yang turun dengan derasnya,pastilah nanti akan macet pulangnya dan jalan-jalan di jakarta juga sudah pasti banyak yang digenangi air,membuat aku males mikirin pulang bawa mobil macet-macetan.Lamunanku dikagetkan dengan suara halus dan tiba-tiba Rea sudah berada di dekatku,?kok pagi-pagi sudah ngelamun bang.??.Suara Rea terdengar lembut banget menyapaku,dia memang sering langsung masuk tanpa mengetuk pintu dan sengaja tidak aku tegur karena aku juga pengen dia merasa dekat dan bebas dengan aku sehingga aku juga bisa bebas sama dia,itu yang ada dalam pikiranku,tapi dia sangat mengerti dan sangat menghormati aku sebagai atasannya kalau lagi didepan bawahanku yang lainnya.?minum kopi dulu bang.?,nih Rea buatin,mumpung masih panas?,katanya?lho pak dirman mana??tanyaku menanyakan office boy kantor.?emang kenapa bang?? ,gak mau ya Rea yang bikinin??,protesnya sambil cemberut dan aku paling suka liat bibirnya tambah sexy aja kalau lagi cemberut.Aku cuma tersenyum sambil duduk di kursi tamu dalam ruangan kerjaku,?pak dirman tadi telphon sama fonny,katanya gak bisa kekantor karena dijalan dia kebasahan,bajunya basah semua?,kata Rea menjelaskan,oh iya sebagai informasi fonny itu adalah receptionis kantorku dan termasuk karyawan baru yang nanti medapat jatah juga dariku,habis body nya yang montok banget tapi fonny ini pakai ******,nanti akan aku ceritakan juga pada kesempatan yang lain.(kalau ga lupa,he..)
?Dikantor kan ada baju ganti OB kalau dia memang basah kuyub dijalan,kenapa tidak terus ke kantor aja.!?,sahut aku sedikit meninggikan nada bicaraku,karena aku paling tidak suka menerima alasan yang kuanggap mengada-ada dari bawahanku,?kalau memang males masuk karena hujan bilang aja terus terang nggak usah alasan dijalan kebasahan segala.?!? ,jawabku sedikit kesal sama alasan pak dirman OB kantorku itu,perlu diketahui pak dirman ini memang sering tidak masuk,mau diberhentiin juga kasihan anaknya banyak, ?sudahlah bang..?,kok pagi-pagi jadi marah-marah gitu?,mungkin juga bukan baju luarnya aja yang basah tapi dalamannya juga.?!?,sahut Rea menenangkanku sambil melirik tersenyum padaku,emosiku pun sedikit reda tapi masih kesel,aku mengangkat gelas kopi yang dibikinin Rea sambil asal ngomong ?emang kalau gak pake celana dalam kan gak apa-apa,siapa yang tahu sih?,alasan aja tuh pak dirman?,gerutuku sambil menghirup kopi.Rea ketawa mendengar omonganku barusan dan aku kaget waktu dia mencubitku,hampir aja kopi yang kupegang tumpah,?gak enak dong bang kalau nggak pake celana dalam ke kantor ??katanya sambil terseyum dan kulihat mukanya sedikit bersemu merah,mungkin dia sambil membayangin seperti apa burung laki-laki dalam celana tapi tidak pake kolor.?emang ada yang lihat atau ada yang nanya?,nggak kan??,kataku,aku sengaja mau mancing2 dia.Kulihat dia berdiri kearah kaca sambil melihat hujan diluar yang bertambah deras,kulihat pantatnya dari belakang yang mengenakan rok pendek dengan bahan yang agak tipis sehingga kalau diperhatikan akan kelihatan dia memakai pakaian dalam model G-string,pikiranku pun mulai membayangkan bagaimana bentuk pantatnya yang sexy itu pakai g-string tapi gak pakai rok,?kamu juga nggak pake celana dalam ya Rea??,kata-kata itu keluar sendiri dari mulutku dan aku juga kaget kenapa aku seberani itu ngomong sama Rea yang bawahanku,bisa dia pikir aku laki-laki kurang ajar atau gak sopan,tapi belum selesai kegundahanku akibat dari pertanyaanku tadi dia sudah membalikkan badannya berjalan kearahku,?siapa bilang,abang tau dari mana??pertanyaannya bertubi-tubi kepadaku sambil cemberut dan huh..,semakin sexy aja kulihat,?sorry keceplosan,biasanya ada bayangannya kalau Rea pake rok tipis?jawabku sekenanya,belum sempat dia menjawab lagi aku sudah ingin menetralisir suasana takut kalau benar dia menganggap aku laki-laki otak mesum suka memperhatikan pantat cewek.?sudahlah aku kebetulan lihat kamu dari belakang aja tadi,jangan dibahas lagi?.?Rea pake model g-string kok bang..!,Ooo?jadi abang sering perhatiin pantat lea ya..?!?,dia menuduhku sambil cemberut manja dan mencubit lenganku dari belakang sambil berdiri,sedangkan aku duduk disofa kursi tamu kamar kerjaku,?oww..sakit Rea,udah lepasin dong cubitannya..?!?pintaku sambil memegang tangannya yang masih mencubit lenganku,?gak mau..,abang ngaku dulu baru Rea lepasin..!?ancamnya manja,?kebetulan aja barusan aku melihat kearah situ,sudah dong lepasin..?!?pintaku sambil memberi alasan,diapun melepaskan cubitannya.Tiba-tiba pintu ruang kerjaku diketok dari luar,?coba buka Rea..?!?perintahku sama Rea,ternyata pak maman staf admint mau minta izin pulang karena hujan tambah deras dia takut rumahnya kebanjiran,tiba-tiba Rea juga ngusulin ?pak..,kalau boleh jam kantor dipercepat sampai jam 12 aja,krn kasihan pegawai yg lain mungkin juga khawatir rumah mereka kebanjiran..?,aku melirik jam di dinding dan ternyata sudah jam 11 lewat dan hujan juga semakin lebat belum ada tanda-tanda mau reda.?Ya sudahlah,kerjaan kita juga tidak banyak,pak maman tolong kasih tahu yang lainnya kalau mau pulang mereka boleh pulang semua sekarang,..!?instruksiku sama pak maman ?baik pak,saya pamit dan terima kasih pak..?!?sahut pak maman,?Saya juga mau beres-beres pak?,permisi pak.!?,Rea juga pamit dan keluar dari ruanganku disusul pak maman.

Kihisap dalam-dalam rokok ku sambil berdiri memandang keluar jendela dari ruang kerjaku,pikiranku seperti bingung saja,kembali terbayang wajah sexy Rea bermain dimataku,pantatnya yg bikin jantungku bedebar dan bibirnya yang bikin gemes laki-laki yang menatapnya.Aku masih malas untuk beranjak meninggalkan kantor,suasana kantorpun sudah terasa sunyi,mungkin pegawaiku sudah pulang semua,begitu pikirku.Tiba-tiba ?pak eh bang..pak..eh..abang?,belum mau pulang..?!?aku dikagetkan Rea tiba-tiba membuka pintu kamar kerjaku,dan kulihat kemeja putih lengan pendek dikeluarkan sehingga pangkal lengannya terlihat sedikit,huh..mulus banget, ?kok manggilnya pak eh bang sih Rea?,belum..!?, jawabku sambil tersenyum,aku sedikit terkejut rupanya Rea juga belum pulang apalagi lihat penampilannya yang berbeda kalau tadi dia masih pakai blazer,dia masuk sambil menutup pintu kamar kerja ku dan langsung menghempaskan pantatnya di sofa tamu ruang kerjaku,?dari mana Rea..?kok bajunya dikeluarin gitu?,kamu belum pulang?,yang lain dah pulang??tanyaku beruntun,?belum bang,Rea habis dari toilet,perut Rea mules..,yang lain sudah pulang semua dan pintu depan juga sudah dikunci satpam gedung nanti keluar abang lewat pintu samping aja..!?katanya menjelaskan sambil mengangkat kedua tangannya menjepit rambutnya yang panjang,kelihatan ketiaknya sangat putih bersih dan mulus banget,pandanganku terpaku melihat dia dan kelihatannya dia suka aku lihat begitu karena sepertinya dia sengajain lama-lamain mengangkat tanganya menjepit rambutnya.?Ooo..,aku pikir Rea tadi sudah pulang terus kehujanan,balik lagi karena basah kuyup luar dalam kayak pak dirman? , kataku menggoda sambil ketawa,aku sedikit berani karena aku diberitahu kantor sudah gak ada siapa-siapa dan aku sedikit teransang melihat dia barusan,?enak aja..,mau Rea cubit lagi nih..?!?sambil beranjak berjalan kearahku yg lagi berdiri dan berusaha mau menyubitku lagi,sengaja aku biarin tangannya mencubit pinggangku supaya aku dapat memegang tanganya lagi,dan benar aja dia mencubit aku tepatnya meremas pinggangku karena aku rasa seperti remasan kecil,langsung aku tangkap tangannya yang sedang menempel dipinggangku,?sudah,sudah dong Rea?,nanti ada yang masuk dan liat lho..??sahutku memancing reaksi dia,?siapa yang mau masuk sudah gak ada orang kok,Rea gak mau lepasin..!?katanya pura-pura marah,jarak kami sangat dekat sekali dan sekilas kecium wangi parfumnya dan terlihat kancing atas kemejanya tidak dikancingkan sehingga kelihatan kulit dadanya yang putih mulus dan sedikit belahan susunya,aku juga dapat melihat jelas bayangan behanya warna putih dan tidak memakai tali beha.,kutarik tangannya dari pinggangku sedikit keras karena aku merasa geli banget,tangan diapun terlepas dari pinggangku tapi tetap berusaha mencubitku dan kali ini tangan dia yang satunyapun ikut berusaha menggapai tubuhku untuk dicubitnya,?Rea cubit semua nih..!? katanya,langsung aku tangkap tangan dia yang satunya,kini pergelangan tangannya aku pegang kuat-kuat keduanya menahan supaya tidak mencubit,dan karena dia masih berusaha mencubitku,aku tarik dan angkat kedua tangannya keatas lalu aku dorong dia sampai mepet ke diding kaca ruang kerjaku dengan kedua tangannya aku tahan diatas kepalanya.See?rrr,jantungku berdetak kencang dan juniorkupun langsung bergerak bangun begitu jarak aku sama dia sangat dekat dan ketiak putih mulus itu terpampang dimukaku,tercium wangi banget,nafasku pun mualai gak beraturan,kulihat dia mengigit bibirnya seolah berusaha mendorongku,aku sedikit heran karena dia hanya pura-pura mau mendorong tanganku saja karena aku tidak merasakan tenaganya untuk melepaskan tanganya yg aku tahan,?nyerah nggak..?!?ancamku dengan nafas sesak,padahal bukan karena sesak nahan tangannya tapi sesak menahan nafsuku melihat bibirnya yang sekarang hanya berjarak sekitar 30cm dari wajahku?nggak mau..?! katanya sambil dengan ekspersi berusaha mengerahkan tenaga untuk melepaskan tangannya,padahal tanganya tidak aku pegang keras,kalau dia niat mau narik tangannya juga lepas dari cengkramanku,?kalau gak nyerah aku gigit nih..?!?ancamku lagi,sambil berharap dia terima tantanganku,?sakit nih bang tangan Rea..?,jangan keras-keras dong??,rengeknya manja mengalihkan pembicaraan yang bener gak nyambung dari keadaan dan pertanyaanku sebelumnya,aku sudah gak bisa lagi menguasai nafsuku,mataku masih tertuju ke pangkal lenganya yang terpampang didepanku,?Rea??kataku perlahan dengan nafas memburu,dan perlahan-lahan aku dekatkan wajahku ke pangkal lengannya mau mencium ketiaknya yang putih bersih dan mulus banget.Kulirik dia memalingkan mukanya sambil menutup matanya,ketiak putih mulus itu kucium lembut sekali dan dengan pelan sekali aku jilat perlahan sampai ke pangkal susunya yang kecil tapi padat itu,?huff??!?terdengar suara Rea sekilas aku lirik dia mengigit bibir bawahnya meresapi ciuman dan jilatan lembutku di pangkal lengan sampai kepangkal teteknya.

Diluar hujan sudah mulai reda,tinggal gerimis-gerimis kecil saja,aku dikagetkan oleh bunyi telphon kantor dimeja kerjaku,sehingga reflek aku menghentikan ciumanku di pangkal lenganya yang baru saja aku mulai dan juga spontan langsung melepasin Rea,?huh?.,bikin kaget aja..?!?gerutuku dengan nafas memburu,kudengar Rea malah ketawa melihat tingkahku yang sangat kaget tadi?kok ketawa sih..?!?tanyaku heran,?lucu aja liat abang kaget barusan..?!?sambil terus ketawa,aku berjalan hendak mengangkat telphon kantorku,?gak usah diangkat bang..?!?,?kenapa..?!?,tanyaku heran,?salah sambung paling,sekarangkan sudah jam 1 lewat klo urusan kantor pasti tau sekarang sudah jam pulang kantor..!?Rea memberi alasan,?ntar ketahuan lho kita belum pulang kalau abang angkat telponnya..?!?sambungnya lagi sambil sedikit senyum-senyum,bener juga ya pikirku.Sialan nih telphon,hilang deh kesempatan tadi dan sekarang bagaimana untuk memulainya lagi,pikirku dengan kesel.?ya udah.?jawabku,akhirnya telphon tetap aku biarin berbunyi dan aku berjalan kedekat meja kerjaku mau meminum sisa kopiku yang sudah tinggal sedikit.?enak kan kopi bikinin Rea bang..?!?katanya sambil berjalan mendekat.?iya..,boleh minta bikinin lagi nggak..?!?jawabku,?abang mau kopi lagi?kopi apa kopiii??!? katanya menggoda sambil kembali mencubit(meremas) pinggangku dari samping,posisi kami sama-sama berdiri didepan meja kerjaku.Rupanya kesempatan juga ada yang datang dua kali dan aku tidak mau menyia-nyiakannya lagi,masa bodohlah dan aku yakin kalaupun aku embat/sosor langsung pasti tidak akan menolak,begitu pikirku ?aduh?abang geli nih Rea.!?,sahutku ?sambil memegang tangannya yang mecubit(meremas) pinggangku,?tahan dong..,masa segitu aja gak tahan..?!?katanya sambil menggerak gerakkan jari tangannya dipinggangku.Aku berusaha menahan rasa geli karena dia sudah bukan mencubit atau pun meremas pinggangku lagi sekarang tapi sudah menggelitikin pinggangku,?kok geli an amat sih bang..?!?katanya sambil senyum-senyum dia menatapku dekat sekali tapi aku tidak berani membalas tatapannya,?udah dong Rea..huh..?!?pintaku setengah hati karena ada rasa geli bercampur nikmat dikit, ?gak mau,kalau abang tahan gak geli 5 menit ntar Rea bikinin kopi lagi.? katanya sedikit merapatkan tubuhnya, ?bener ya?awas kalau bohong..?,jawabku,tangannya yang tadi menggelitik pinggangku kemudian perlahan-lahan beralih kedepan kearah perutku,aku pura-pura menutup mata menahan geli padahal rasa gelinya sudah pergi gak tau kemana,mulai rasa nikmat akibat sentuhan kuku jarinya diperutku,juniorkupun terkaget bangun langsung dalam posisi siap grak untuk maju jalan,aku membuka mataku tapi, ?hop..gak boleh buka mata.?merem aja,awas kalau dibuka?, dan tidak boleh bergerak,diam aja..!?ancamnya,akupun mengikuti apa yang diperintahnya dan masa bodohlah dengan alasan kenapa harus tutup mata segala.Lama juga aku rasakan jari-jari tanganya mengelus perutku diluar kemejaku dan perlahan-lahan aku rasakan tangannya mulai turun,aku tidak dapat lagi menyembunyikan sensasi yang mulai aku rasakan sangat nikmat itu,?oh..hm??tak sadar aku mengeluarkan suara tertahan ketika tangannya beranjak turun kebawah terus kepaha kananku disamping selangkanganku,kurasakan juniorku protes karena dicuekin sama tangannya,juniorku membengkak dalam celanaku dan mebuatku sedikit merasa sakit karena mungkin posisi juniorku saat membengkak melancarkan protes itu tertahan sama cedalku,?oh?Rea..!?suaraku tertahan sambil kepalaku bergerak menengadah,aku pengen melihat dia tapi takut karena dilarang dan kalau seandainya mataku aku buka takut dia menghentikan aktifitasnya,kepalaku semakin menengadah keatas menahan nikmat sentuhan tangannya turun naik dipahaku,aku merasakan juniorku sedikit ada yang menekan dan dileherku terasa hembusan nafas yang sangat memburu,perlahan aku membuka mataku,tapi..?nah?,ngintip ya?,ketahuan matanya dibuka??,rupanya Rea melihat klo aku membuka sedikit mataku,tapi aku sempat melihat jarak aku sama Rea tadi sudah sedikit menempel dan yang menekan juniorku tadi pastilah pas di selangkangan nya tapi aku tidak merasakan dadanya menempel di tubuhku mungkin karena dia tidak merapatkan dadanya atau mungkin juga karena dadanya tidak besar,sekilas tadi aku mencium harum nafasnya yang sudah tidak beraturan yang membuatku semakin bernafsu,aku tahu dia juga terangsang dengan ulahnya itu.?Rea gak jadi bikinin abang kopi,air putih aja ya??,gak baik bang banyak ngopi?,katanya ngomong kesana kemari tapi aku tahu dia mengatur nafasnya dan berusaha sedikit mencairkan suasana yang sudah mulai menegang setegang juniorku.Rea pun beanjak keluar pergi ngambil air putih dan meninggalkan aku yang kayak kebakaran jembut menahan gejolak nafsu yang sudah di ubun-ubun.

Sambil duduk bersandar di sofa aku berusaha mengatur nafasku dan menenangkan diri,kulihat Rea kembali dengan segelas air putih dingin ditangannya?nih minum dulu,pasti haus kan bang..??,katanya sambil menyerahkan segelas air putih kepadaku,ku ambil gelas itu sambil aku tarik tangannya supaya duduk didekat aku,?kamu gila banget ngerjain aku sampai ngos-ngosan nahan geli.?,protesku sambil meneguk air putih yang diberikan Rea sampai habis,seger banget rasanya,?emang bener geli apa geli bang..??,tanya rea sambil tersenyum menggodaku dia merapatkan duduknya ketubuhku sehingga lenganku merasakan benda kenyal di dadanya,terasa sangat lembut sekali gumpalan daging itu dan aku rasa dia pasti pakai bra tipis,?beneran geli,emang apa..!?protesku meyakinkan yang sebenarnya anak smp pun tahu kalau tadi bukan geli tapi horny,dia ketawa aja karena tahu aku berbohong dan mungkin dia pikir aku masih jaim sebagai atasannya.

Hujanpun kembali turun dengan derasnya diluar,?hujan lebat lagi nih,gimana pulangnya bang..??kata Rea sambil melihat keluar dan masih merapatkan tubuhnya duduk di sebelahku,aku sengaja mengerak-gerakkan perlahan-lahan lenganku yang menempel dengan susunya,kulihat dia diem saja sambil pura-pura melamun menatap hujan yang turun tambah deras diluar,aku terus menggesek-gesekkan lenganku perlahan ke toketnya yang terasa makin lama makin mengeras,aku juga merasakan ada seperti tonjolan kecil di susunya dan itu paslitah putingnya yang juga sudah mengeras,sejenak aku lirik dia tampak menggigit bibir bawahnya dan matanya juga sedikit sayu tapi masih menatap keluar jendela.Secara tidak sadar dia mengerang tertahan tapi langsung bicara mungkin biar tidak ketahuan kalau dia mendesah nikmat,?ah..,eh emang geli banget tadi ya bang..?!?katanya menarik sedikit badannya,dan badannya pun tidak menempel lagi dengan lenganku,?iya..!?,jawabku pendek dengan nafas tidak beraturan,kulihat dia juga begitu karena kulihat dadanya turun naik mengatur nafasnya.?siapa sih yang gak geli kalau dibegituin.??,sambungku lagi,?masa sihh..?!?katanya menggoda aku lagi,?sekarang gantian,coba Rea yang abang gituin,bisa nahan gak..?!?,tantangku,sambil menatap wajahnya,?tadi Rea tahan gak geli waktu abang cium ketiak Rea..?!hayo?,?!?katanya manja sambil merapatkan kembali tubuhnya,?paling tadi cuma baru 1 menit,kalau kelamaan dikit pasti kamu gak tahan juga?!?protesku mencoba memancing dia,?kalau gelinya pasti Rea tahan bang,tapi kalau yang lain mungkin gak tahan..??katanya sambil meremas pinggangku,dia duduk sudah mepet banget disebelahku,jelas terasa sekali buah dadanya yang mulai sedikit keras menekan di lenganku,?gak ada yang bisa tahan geli kalau di raba dan digelitikin kayak tadi ..?!?sanggahku lagi tapi masih aja aku jaim,aku juga kesel sendiri ama diri aku kenapa hari gini juga masih jaim,belum sempat dia menjawab lagi aku langsung nantangin terang-terangan,?sekarang diem,coba gantian..!?sahutku sambil memiringkan badanku menghadap dia sambil tetap duduk,?gantian apa sih bang..?!?sambil meluruskan duduknya dan kami pun saling berhadapan dalam posisi duduk di sofa panjang.

?Diam aja dong,gak boleh gerak ya..?!?perintahku dan kulihat Rea menuruti perintahkua, ?kalau Rea tahan di geliin gimana bang..?? tanyanya sambil mulai menutup matanya menunggu di gelitikin(tepatnya diransang sih..), ?kamu boleh minta apapun dari aku asal aku sanggup.? jawabku sambil menikmati tubuhnya dari ujung rambut sampai ke ujung kaki dan pahanya yang putih mulus kelihatan sedikit karena dia memang memakai rok kantor yang pendek,?awas kalau abang bohong?,trus kok diem aja sih bang.??katanya sambil membuka matanya., ?malah melototin Rea kayak gitu sih..?,cepetan dong mulai..??,katanya nantangin sambil kembali menutup mata,bibirnya dibuka sedikit dan sangat menentang untuk dicium,perlahan aku memajukan wajahku kedekat telinganga dan dengan nafas memburu menahan gejolak di dalam dadaku kubisikan ?kamu cantik sekali Rea..?,sambil sedikit ku sentuh ujung daun telinganya dengan bibirku yang membuat dia mengatup bibirnya sambil menggigit bibir bawahnya.

Rea membuka sedikit matanya sambil menatapku,aku mengerti arti tatapannya itu tapi aku masih saja jadi serigala berbulu kelinci,?aku mulai sekarang ya??!?kataku pelan dan mulutku berada tepat didepan mulutnya dan hanya berjarak kira-kira 5 cm sangat dekat sekali tapi aku tetap bertahan untuk tidak mencium mulut yang sexy itu,pelan-pelan dia menutup kembali matanya sambil menjawab mendesah,?iya bang..!?,nafasnya langsung masuk kehidungku karena jarak muka aku dan dia yang sangat dekat,kunikmati sebentar wangi nafasnya sambil jari telunjukku kuletakkan di jidatnya dan perlahan-lahan aku gerakkan turun ke pematang hidung dan terus ke pipi kanannya,terus kelehernya yang putih mulus dan kemudian naik lagi ke pipi kirinya terus ke jidatnya dan turun lagi di pematang hidungnya.Kulit wajahnya terasa mulus sekali dan tidak ada cacat sedikitpun.

Perlahan-lahan jari telunjukku terus turun dari puncak hidungnya sampai menyentuh bibir atasnya dan aku jelajahi inci demi inci bibirnya yang merah dan sexy itu yang mulai terbuka sedikit,aku dorong jari telunjukku ke dalam mulutnya dengan sedikit menekan jariku untuk masuk kedalam mulutnya,ternyata dia membiarkannya,perlahan aku dorong terus telunjukku masuk kedalam mulutnya,terasa giginya yang putih dan pelan-pelan dia buka mulutnya,aku dorong sedikit lagi jariku masuk dan terasa lidahnya yang lembut,nafasku dan nafas dia sudah nggak karuan tapi hebatnya aku dan dia masing-masing pastilah berperang menahan nafsu masing-masing.Setelah setengah jari telunjukku didalam mulutnya,kemudian aku main-mainkan lidahnya dengan jariku,lidahnyapun memberikan reaksi dengan diputar-putarnya perlahan memutari jariku di dalam mulutnya lalu perlahan-lahan di isep jari telunjukku dan menarik wajahnya sedikit sehingga jariku keluar dari mulutnya.Kuteruskan jariku kebawah menyentuh dagunya dan terus kelehernya,pelan-pelan aku menurunkan terus ke dadanya.Pelan-pelan aku buka satu persatu kancing kemeja putihnya dan sempat kulihat dia menggigit bibir bawahnya dan dadanya turun naik gak beraturan.Aku terusin aksiku melepas kancing bajunya.Setelah semua kancingnya kulepas baju kemejanyapun aku buka dan terpampanglah kemulusan yang luar biasa,buah dadanya yang aku kira kecil ternyata lumayan juga dan putingnya membayang warna kemerahan walaupun masih mengenakan beha yang tipis berwarna putih membuat kerongkonganku terasa kering banget dan susah bernafas,?Rea?oh..tubuhmu sempurna banget sayang..?!?,perlahan-lahan aku lepasin kemejanya dan dia sedikit membantu dengan memiringkan badannya mempermudah aku melepasin kemejanya,aku sudah tidak sabar untuk membuka beha nya dan melihat langsung susunya,kulihat pengait behanya ternyata ada di depan,perlahan aku buka pengait behanya dan sedikit demi sedikit kulepasin behanya,sungguh diluar bayanganku kalau ternyata susunya sangat bagus sekali walaupun tidak termasuk besar tapi sangat padat,putih mulus dan putingnya itu yang asli berwarna merah muda dengan pentil kecil tapi sedikit mencuat,sangat sexy sekali.Aku merasa sangat susah bernafas seperti perlu oksigen tambahan untuk membantu pernafasanku karena menyaksikan pemandangan yang sangat luar biasa itu,kulihat dadanya turun naik makin cepat tapi dia berusaha untuk tidak bergerak apalagi untuk menutupi tubuh atasnya yang sudah telanjang itu.

Aku tempelkan lagi jari telunjukku di bibirnya dan perlahan aku turunkan terus sampai ke dadanya dan terdengar sedikit dia melenguh ketika tanganku berada tepat di tengah-tengah belahan kedua susunya,dengan nafas yang memburu aku berbisik,?jangan dibuka ya matanya..?!?,rabaan jari tanganku terus turun keperutnya yang rata dan aku sudah tidak menyetuh saja melainkan sudah meraba-raba perutnya yang rata itu,aku sudah sangat bernafsu sekali tapi dengan sekuat tenaga aku tetap mencoba untuk menahannya.Aku turunkan dan majukan sedikit wajahku tepat di depan puting susunya yang merah muda itu dan perlahan aku sentuh putingnya itu dengan ujung bibirku lembut sekali,?oh?bang?ssssttt..!?, tangannya reflek langsung meremas rambutku dan sedikit menekan kepalaku sehingga mulutku menempel di susunya,karena sudah nempel gitu langsung aku isep puting susunya, ?aww?! pekiknya tertahan dan semakin keras meremas rambutku,aku isep cuma sekali sambil menarik kepalaku kebelakang,?gak tahan ya..??,dia membuka matanya dan metapaku sayu sambil menarik kepalaku dan mencium lembut bibirku,lalu kami fresh kiss sekitar 10 menit,dia pinter banget mempermainkan lidahku dengan lidahnya didalam mulutku,sambil berciuman aku mengelus-elus punggungnya dan terus kebawah punggungnya berusaha melepaskan roknya,dia mengangkat sedikit pantatnya dari posisi duduk ketika aku berusaha memplorotin roknya setelah kancing dan reksleting roknya aku buka tadi.

Sengaja jari tanganku aku sangkutkan pada karet/tali g-stringnya waktu aku melorotin roknya biar sekalian cedalnya bisa keterik waktu aku melorotin roknya dan akhirnya rok sama g-stringnya yang berwarna putih itu pun copot dan sekarang dia bener-bener
bugil tanpa sehelai benangpun di tubuhnya.Aku tarik wajahku dan melepasin ciumin kami,aku lihat matanya tertutup dan perlahan-lahan aku turun berjongkok dilantai sedangkan dia tetap duduk di sofa sambil kakinya dirapatkan,kusentuh dengkulnya dan perlaha-lahan aku buka pahanya dengan mendorong pelan-pelan kedua dengkulnya berlawanan arah biar pahanya kebuka,dia berusaha sedikit menahan kakinya tapi aku merasakan sebenarnya dia tidak melarang karena ketika aku dorong dengkulnya itu cuma dengan sidikit tenaga akhirnya kebuka juga selangkangannya dan kekagetan serta kekagumanku memuncak melihat vegynya yang berwarna merah muda di bibir vegynya itu dan rambut vegynya cuma ada sedikit diatasnya,sedikit banget dan kalau aku hitung juga bisa dan berwarna pirang seperti rambut bule, ?Rea..,rambut itunya kamu cat juga ya..?!? tanyaku sambil mengelus paha bagian dalamnya dan dengan suara serak sedikit gemeteran menahan gejolak nafsunya dia jawab..?oh..,hm..nggak bang,emang sudah begitu..!?,sambil tanganya kembali meremas rambutku tapi kali ini bukan meremas tapi sedikit keras dia menjambak rambutku dan terasa menekan kepalaku ke selangkangannya.Sekarang selangkangannya sudah kebuka lebar dan matanya menatap ku kebawah yang sedang duduk di lantai,?bang..!,sebenarnya rea sudah ga tahan tapi karena abang tahanlah makanya bisa bikin rea ikut menahan nafsu rea..?!?katanya sambil mengelus-elus rambutku,posisi kepalaku sudah berada diselangkangannya,kucium bau khas aroma vegynya membuat aku gak sambar untuk langsung meng oralnya.
Udara sangat panas sekali aku merasa sangat susah bernafas dan tenggorokanku terasa bener-benar kering,mukaku sudah berada tepat didepan vegynya dan perlahan kumajukan mukaku dan mencium lembut bibir vegynya,?awww??,jeritnya sambil menarik pantatnya kebelakang dan dia menatapku dengan tersenyum sambil nafasnya terlihat memburu,dia mengatur posisi duduknya dan menyender di sofa kemudian dia menarik kepalaku ke selangkangannya dan aku masuh dalam posisi duduk berlutut dilantai,aku sempat berfikir sendiri,beginilah seorang atasan kalau lagi bertekuk lutut di selangkangan bawahannya,masa bodohlah kalau bawahannya cantik kayak gini menjilat pantatnyapun aku mau pikirku.

Kini kepalaku kembali berada tepat di depan vegynya,kulihat dia menatapku sambil mengelus-elus rambutku dengan tanganya,kunaikan tanganku kedadanya dan kuremas susunya sambil kujilat bibir vegynya beberapa kali dengan gerakan dari bawah ke atas,terasa clit nya dan bibir vegy itu mulai sedikit kebuka dengan cairan yang mulai keluar dari lobangnya,?abang?oh..?!?jeritnya panjang dan sedikit keras sambil menjambak rambutku lebih keras lagi.Tanganku mempermainkan putingnya yang kecil dan sekali-sekali aku cubit pentilnya sambil lidahku mulai sedikit mengorek-ngorek vegynya yang gundul itu.

Tiba-tiba dia mendorong kepalaku dari selangkangannya dan menatapku sambil mengatur nafasnya,?boleh gak rea minta satu permintaan sama abang..??tanyanya masih dengan nafas memburu, ?terserah minta aja,pasti aku kasih..??kataku dengan nafas yang masih tersenggal-senggal,?rae minta jangan lakukan sekarang..?!?katanya sambil kembali membelai rambutku, ?hah?.!!!?.jawabku kaget bukan kepalang,sudah sampai kayak gini disuruh berhenti,gila apa..?!,pikirku.Langsung dai memelukku dan mencium jidatku, kepalaku pas menempel didadanya dan dengan tepat diputingnya,langsung aja aku isep putingnya, ?ah?,abang..?, katanya mendesah sambil mempererat pelukannya dan membelai rambutku,?Rea pengen ikut ke Singapure temenin abang hari senin besok boleh nggak.?!?tanyanya sambil meremas-remas rambutku, ?Rea belum pernah ke Singapure bang,rea pengen lihat Singapure,oh..?,terangnya lagi sambil mendesah karena aku masih menjilat-jilat puting susunya.?hm?,bener Rea mau ikut..??,tanyaku lagi dengan mulut masih mengulum-ngulum susunya.?oh..abang..,enak..!!?, katanya sambil kulihat dia menggigit bibir bawahnya,?kok jawabnya enak sih sayang.?,abang 5 hari lho di singapure??, kataku sambil mengangkat kepalaku menatap matanya,?iya rea mau,gak pulang-pulang juga gak apa-apa.!?jawabnya sambil langsung mengecup bibirku,?ya udah besok aku cancel aja pak maman,biar kamu aja yang gantiin pak maman temenin aku meeting sama customer..!?, kataku menyetujui dia ikut,dia langsung tersenyum gembira dan menciumi wajahku bertubi-tubi, ?terima kasih bang, terima kasih..ya sayang..?!,rea sayang sekali sama abang..!?, katanya sambil memelukku,?berarti sekarang jangan dulu ya bang..??, sambil menatapku tersenyum manja, ?kenapa..?!?, protesku sedikit kesel, ?rea masih virgyn sayang dan rea mau ngasiinnya buat abang karena rea sayang sama abang tapi kalau boleh nanti aja di Singapure abang ambil ya..?? ,katanya tersenyum sambil kembali menciumin wajahku,dan aku rasa itu bukan ciuman nafsu,aku merasa itu bener-bener ciuman sayang dia kepadaku,jangan-jangan dia naksir sama aku,padahal kan belum ada kesepakatan apa-apa nih,begitu pikirku dan aku belum mau terikat dan bertanggung jawab dengan perempuan tapi kalau sekedar diminta menjawab aku mau,kalau disuruh menangung aku belum mau,pikirku lagi. ?bener rea masih perawan..?? tanyaku lagi mau meyakinkan , ?ih?polos banget nih anak ini,ga perhatiin kalau my hole masih kecil ya,rea masih.virgynsayang..,buktiin aja nanti.?!?, jawabnya menerangkan dengan manja,dan masa aku dipanggil anak kecil sih?padahal aku kan atasannya dia protesku dalam hati,tapi ntarlah itu krn ada yang lebih penting untuk aku tanyakan pikirku ?kenapa kamu mau ngasiin ke aku rea?!?, kejarku lagi penasaran tepatnya takut kalau ada udang dibalik batu sih..?, ?rea sayang sama abang,dan rea gak mau mikir macam-macam lagi terserah abang lah..?!!?,jelasnya menatap mataku dalam-dalam,gawat nih pikirku,kayaknya dia pasrah banget tapi aku belum tahu sama hatiku sendiri,aku suka tubuhnya atau aku bener-bener suka dia.?bang?!?,panggilnya mengagetkan lamunanku.?iya sayang..??,sahutku,kami tetap sambil berpelukan dan dia masih telanjang sambil aku elus-elus punggungnya,?kita cari makan yuk..?,laper nih.!?, katanya,aku merenggangkan pelukanku dan menatap dia lagi,kayaknya dia tahu apa yang aku pikirin,tangannya langsung memegang daguku sambil bilang,?nanti ya sayang dituntasinnya di singapure aja?,setelah itu abang boleh ngelakuin apa saja.,ya..?,kita pulang yuk.?? ,dia meyakinkan aku biar mau menunda dulu,aku pikir juga pasti dia maunya diperawani di singapure kali,bodohlah aku juga perlu berfikir lagi nih,seperti misalnya beresiko gak ya kalau gw perawani dia?atau aku bener suka dia gak ya?,banyak pertanyaan dikepalaku,karena kalau kenapa-kenapa dan bos aku tahu aku selingkuh sama karyamwan bisa mati aku,di perusahaanku terutama bos aku paling anti tidak suka kalau ada karyawan yang selingkuh kecuali pacaran serius.

?Ya sudahlah sayang..?,kalau kamu maunya begitu,kita pulang yuk.??, kulihat dia tersenyum manis sekali dalam keadaan bugil gitu,gak tau lah manis apa nafsuin, terus aku berdiri sambil membantu dia memasang bajunya,?tapi..,aku gak janji mau ngambil pemberian kamu ya..??, kataku sambil bersip keluar kamar kerjaku dan kulihat dia juga sudah rapi, ?gak mau,abang harus ambil,abang harus perawanin rea..?? katanya cemberut manja,lalu aku cium jidatnya sambil berbisik,?kamu perempuan yang baik,cantik,sexy dan juga aneh?, kataku ,?cewek biasanya mati-matian mempertahankan keperawanannya eh.. kamu malah maksa diperawanin sama aku!?masih sedikit bingung ,?karena rea sayang baget sama abang?, jawabnya sambil memeluk pinggangku dan kamipun berjalan bergandengan keluar dari ruang kerjaku.
Saat itu ku merasa ada suatu perasaan lain yang timbul dalam hatiku terhadap bawahanku ini,Akankah bawahanku menjadi kekasihku yang akan menjadi pendampingku? Atau bawahanku pemuas nafsuku atau bawahanku TTM ku atau??,gak taulah.
Who knows?,kata bule-bule kalau dah bingung ya gak..????,he?..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar